Tujuan Hukum Alam

Tujuan hukum alam hampir sama dengan tujuan hukum positiv yang dibuat manusia, yaitu untuk mewujudkan keadilan. Dalam bahasa alamiha, keadilan disebut “keseimbangan” (balance), yaitu keseimbangan antara siang dan malam, lelaki dan perempuan, timur dan barat, utara dan selatan, baik dan buruk, liar dan jinak, panas dan dingin, rajin dan malas, kiri dan kanan, luar dan dalam, dan sebagainya. Kesemuanya harus-lah ‘berimbang’, dan kalau terjadi ‘ketidak-seimbangan’, maka alam akan menegakkan sumpremasi hukum alam, yaitu dengan melakukan perimbangan-perimbangan seperlunya untuk mencapai keseimbangan.

Tujuan hukum alam yang mewujudkan keseimbangan ialah untuk keberklanjutan kehidupan di alam semesta, karena dengan keseimbagnan, maka segala-sesuatu berjalan secara berkelanjutan. Kehilangan keseimbangan menyebabkan gangguan terhadap keberlanjutan kehidupan.

 Length: [108] words.